Pertama Kali di Bali


DSC00247 - LR

Guide Pribadi – @antaresbugi

Masih berhubungan dengan beberapa post sebelumnya yaitu tentang bulan madu dan lika-liku perjalanannya.

Sehari sebelum tanggal pernikahan, ada pesan berantai yang isinya tentang Equinox. Apa itu? Gw pun tidak mengerti. Jadi, silahkan googling sendiri, intinya cuaca akan sangat panas dalam beberapa hari ke depan. Coba lihat foto di atas? Betapa cerahnya Bali siang itu, oke itu hanya dalam kamera. Dibalik kamera? KEPANASAN! Sewa motor itu bagus, tapi untuk perjalanan jauh? Lebih enak sewa mobil karena Bali itu banyakan pantainya jadi udara udah sangat dipastikan panas. Bahkan kalau bisa cari mobil yang ac-nya bagus daripada mengalami apa yang gue alami *sigh*

DSC00359 - LR

tampilan transportasi perang selama di Bali

Bulan madu di Bali tidak lama, hanya dua hari untuk jalan-jalan jadi akan sangat padat di hari pertama. Pagi Siang (tidak mungkin gue bisa bangun pagi) langsung cus ke GWK. Seperti turis pada umumnya, datang hanya untuk lihat-lihat dan berfoto ria. Jadwal padat tapi perjalanan sama gue itu tidak mungkin terlewati yang namanya nyasar. Waze? Aktif. Google Maps? Aktif. Nyasar? Pasti.

Tujuan pertama adalah Garuda Wisu Kencana (GWK), sebenarnya perjalanan kesana cukup mudah karena tinggal mengikut jalan besarnya saja dan tanpa belok-belok ke pedalaman. Tapi entah kenapa waze seperti memiliki ide cemerlang dengan petunjuk masuk ke dalam perumahan dan gak jelas dimana ujungnya XD. Alhasil muter-muter sampai beberapa kali berhenti untuk cek peta, dan akhirnya kembali ke pintu masuk perumahan. Setelah keluar perumahan ya lanjut ikutin jalan besar dan langsung ketemu pintu masuk GWK :/

DSC00267 - LR

Emang dasar turis abal, bahkan gue pun tidak apa nama patung ini *plak*

DSC00264 - LR

hijau, biru, laut, kota, dan semuanya menenangkaaan~~

Cukup beruntung, ketika selesai keliling area GWK, langsung ada pertunjukan lagi dan gratis. Otomatis harus langsung didatangi πŸ˜€ Tapi sayang, mood gue agak terganggu ketika foto dengan pemerannya dan si pemerannya malah minta-minta sumbangan. Oh come ooon, emang si ini acara gratis tapi kalau minta-minta gitu mah jadi luntur keseruan seluruh acaranya bahkan alunan musik dan gerakan tari yang syahdu jadi lenyap.

DSC00300 - LR

Songong amat si mongki

DSC00314 - LR

Tidak lupa selfie dengan pemerannya. btw, itu jenggot beneran apa properti bli?

Coba perhatikan baik-baik foto di atas, baru hari pertama saja sudah berhasil bikin kulit lebih gelap. Fix! Berita equinox itu beneran, bukan hanya hoax dan panasnya selama perjalanan itu juara.

DSC00330 - LR

Yuk dibeli ini mas oleh-olehnyaa

Perjalanan berikutnya langsung ke Pantai Padang-Padang kemudian dilanjutkan ke Bluepoint Beach. Makan siang di tempat yang agak asal karena tahap kelaparan sudah mencapai status akut dan April tidak bisa diajak diskusi makanan apalagi saat kelaparan akut *sigh*. Bahkan sampai tidak ada foto sekali apa yang dimakan.

Abis makan lalu? Ngantuk! Yap sampai di Bluepoint pun si doi malah ke-enak-an tidur di mobil yang panas. Sedangkan gue yang bosen pun keliling deket mobil sambil fotoin orang tidur :3

DSC00348 - LR

ujicoba kontrol kamera pake hp biar kekinian tapi bukan action cam πŸ˜€

Kalau anda memang senang cuci mata dengan lihat bule-bule berjemur disana. Dan jangan lupa, banyak bule yang gak pake atasan loh. Mungkin bisa jadi referensi bagi orang yang jomblo nan kesepian buat liat bule-bule kekeur nan gagah tanpa pakai atasan sama sekali (y). Padang-Padang liat bule berjemur sambil baca buku, Bluepoint liat bule berjemur sambil basah-basahan. Bebas pilih yang mana kalau hobi nontonin bule.

Dari dua pantai, Bluepoint lebih berkesan bagi gue. Karena perjalanannya unik, melalui tangga-tangga dan melewati toko-toko jualan gitu, bahkan ada beberapa restoran juga. Ketika difoto dari sebelum turun tangga pun tetap oke, bangunannya rada lucu difoto. Nuansa Bali dapat, nuansa unik pun dapat.

DSC00366 - LR

pantainya ada di bawah sana… dan gue selalu ikutan nampang di kacamata :9

Selain turun tangga yang lumayan dan beberapa tangga yang agak ekstrim, perjalanan ke spot pantai yang asiknya pun tidak kalah seru. Karena ada beberapa jalur yang bisa dilewatin dan melewati banyak batu-batu besar. Tebing-tebingnya yang tinggi pun juga gak kalah indahnya, btw bisa cek instagram saya sist untuk detail produknya tebingnya.

DSC00384 - LR

Bluepoint Beach. Panas yang terik dan air yang hangat, nikmat untuk berendam πŸ˜€

Perjalanan keliling Bali-nya diakhiri dengan Pertunjukan Kecak di Uluwatu. Yang namanya ke Bali apalagi untuk pertama kalinya (harus gue tekankan lagi, UNTUK PERTAMA KALINYA) ya harus lihat Tari Kecak. Sampai Uluwatu, sedikit diceritakan April tentang kejadian kacamata-nya yang dirusak sama monyet disana. Sekarang jadi jauh lebih waspada, segala macam barang dipegang erat biar amat XD.

DSC00401 - LR

Uluwatu ini benar-benar asoy..

DSC00406 - LR

ketika matahari mulai terbenam dan berbagai macam orang bergaya demi sebuah foto

DSC00431 - LR

dikentutin – @antaresbugi

Perjalanan hari pertama ditutup dengan Uluwatu dan langsung kembali ke hotel karena malamnya pun ada janji untuk ketemu teman April.  Sedangkan di hari kedua, keliling Bali hanya untuk berburu oleh-oleh dan sempat pijat refleksi demi menghilangkan letih persiapan, akad resepsi, dan perjalanan hari sebelumnya.

NB: Ini bukan pertama kali gue ke Bali. Sebelumnya udah pernah ko, tapi cuma melipir dan ke Menjangan. haha

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s