Ber-Cirebon di Tengah Kesibukan


2016-02-20 11.25.29 1

Yay, CIREBOON!

Perjalanannya udah dari tanggal 15 Februari kemarin tapi entah kenapa begitu lama untuk memulai tulisan ini, dan biasanya kalau udah lama terus jadi lupa apa yang mau ditulis. Endingnya? Gagal diposting 😀 Entah sudah berapa kali kejadian kayak begini, tapi yang terakhir itu tentang bom di depan Sarinah. Udah mulai beberapa paragraf, terus males lanjut dan akhirnya diapus draftnya 😀

15 Februari 2016, Senin. Yap itu hari Senin, gue ikutan outing kantor ke Cirebon. Lumayan ada liburan sehari dan jalan-jalan diongkosin sama kantor :p tapi tetap lebih nikmat project luar kota, bisa jalan-jalan dan sehari-hari dapet tambahan *plak*

Perjalanan ke Cirebon pakai Gerbong Wisata, ya istilahnya saja gerbon wisata, tapi isinya tetap ada penumpang lainnya karena sebenarnya pakai gerbong eksekutif biasa. Tapi entah kenapa gerbong eksekutifnya tetap agak kosong, banyak dari orang kantor yang jalan-jalan dan pindah tempat duduk. Sepertinya memang agak lengang.

IMG_1243 - LR

cireks bukan cirengs :/

Cireks aka Cirebon Ekspres tapi yang pertama kali terbayang sama gue adalah cireng. :9 Kebetulan gue dapat kursi sendirian, itu ternyata lebih nikmat. Introvert sekali saya. Bisa pindah mepet jendela terus lihat sawah-sawah bertebaran dan diantara warna hijau sawah dan biru langit, ada warna putih dari burung-burung yang bertebangan. Rasanya indah sekali lihat seperti itu. Btw, burung-burung bertebangan hanya direkam oleh ingatan tumpul gue tanpa kamera 😀

Kadang lihat pemandangan seperti itu di tv dan sering berpikiran ada apa ga hal seperti itu di Indonesia. Ternyata cuma ke Cirebon aja bisa lihat hal yang seperti itu!

2016-02-20 11.25.30 1

ini yang namanya cuci mata 😀

2016-02-20 11.25.25 1

first stop, Nasi Jamblang Ibu Nur

Tujuan pertama langsung “sarapan”, ya harus pakai tanda kutip, karena baru sarapan jam 10 :/ padahal di kereta sudah ada cemilan pagi, roti dan kawan-kawan. Bagi orang kurus kayak gue si ga masalah cuma roti buat sarapan, apalagi gue bukan orang Indonesia tulen. Ga makan nasi? Ga masalah asal ada makanan lainnya yang tak kalah banyak :3

Hanya ada satu antrian dan satu kasur untuk karyawan jelata macam gue gini, alhasil antriannya mengular aka panjang sampai pintu keluar. Dari awalnya paling awal, tapi malah berubah jadi belakangan karena malah masuk antrian VIP :/ *nasib staff seadanya*

2016-02-20 11.25.27 1

antri sembako gans :3

Antri yang sangat panjang itu padahal udah laper. Ya! Gue laper gara-gara lihat makanan yang melimpah. Sembari antri, lihat makanan pengunjung lainnya dan makanan yang dipajang. Dapat disimpulkan kalau ini hanyalah nasi rames biasa. Entah apa sejarahnya, tapi gue dan teman gue merasa kalau ini hanyalah nasi rames dengan daun jati sebagai alasnya.

2016-02-20 11.25.26 1

jadi ini nasi rames pakai daun jamblang jati

Tempat berikutnya, Goa Sunyaragi. Disaat yang lain mengikuti guide untuk mendengarkan sejarahnya, gue dan beberapa orang malah ambil jalur lain supaya bisa foto-foto duluan selagi tempatnya masih sepi haha dan bagian paling ajibnya adalah….yang jadi tukang fotonya adalah manajer 😄 tapi sampai sekarang gue ga dapet foto-foto yang dari doi, mungkin doi hanya share di grup nya doang *sigh*

2016-02-20 11.25.20 1

Goa Sunyaragi (1)

IMG_1247 - LR

Goa Sunyaragi (2)

IMG_1248 - LR

Goa Sunyaragi (3)

2016-02-18 12.40.08 1

mirip bukit teletubbies ya

Walaupun tidak sesuai dengan bayangan gue ketika denger kata goa, tapi bentuknya cukup membuat gue kagum. Entah bagaimana ini batuan-batuan bisa jadi kayak gitu. Kalau diperhatikan sebenarnya agak menjijikan, terlihat seperti koreng. Yap itu lah yang gue pikirkan saat beberapa kali lihat fotonya lagi.

Gak jauh dari sana, ke Keraton Kasepuhan. Tetap kabur dari guide tapi sepertinya guide disini lebih banyak daripada di Goa Sunyaragi, jadi akhirnya tetap ngikut guide dan emang pendekatan guidenya oke juga. Tau aja kalau pada mau foto-foto doang, jadi diajak ke spot-spot yang oke sambil diceritain sejarahnya. (y)

2016-02-20 11.25.06 1

tampak depan area Keraton Kasepuhan Cirebon

IMG_1249 - LR

tempatnya….ah lupakan, lupa apa kata guide :/

IMG_1250 - LR

silsilahnya panjang

IMG_1251 - LR

lobinya keraton kali ya :3

Sampai dsebuah ruangan yang gue pun tidak ingat apa namanya, karena dari awal ga dengerin apa kata guide 😀

Di ruangan ini yang paling keren adalah karena ada kereta kencananya. Dan yang paling keren lagi, si guide menjelaskan kalau kereta kencana ini sudah sistem suspensinya. Dan sayap pada keretanya bisa bergerak, katanya supaya menyerupai burung sebenarnya (y)

Di dalam gedung itu ada dua kereta kencana, yang pertama itu yang ada difoto. Itu kereta kencana yang asli, dan perlu dijaga supaya tetap baik. Yang kedua, versi kw nya buat dipakai kalau sedang ada acara. Dan semua kereta kencananya ada sajennya.

IMG_1253 - LR

teknologinya kereta kencana keren

2016-02-20 11.25.03 1

empal gentong \o/

Bisa dibilang agendanya lumayan padat, setelah dari keraton langsung ke PT Multi Dimensi. Gw sangat ingat dengan nama ini, karena April cerita kalau ini adalah salah satu nasabah BRI 😄 Dari kerang-kerang-an tapi bisa sampai besar perusahaannya.

Dari tempat kerang, langsung ke Empal Gentong H. Apud, makan siang yang agak kesorean. Sekitar jam 14.00 baru ke tempat makan. Mungkin karena “sarapan”nya baru jam 10 makanya makan siang digeser. Dan kebuasan para konsultan keluar, semua makanan dicobain hehe setelah makan siang kesorean langsung ke tempat batik. Ya, itu katanya daerah batik trusmi tapi sampai sekarang masih sebuah misteri dikalangan anak project, sebenarnya Batik Trusmi itu nama toko atau bukan 😀

Saat di toko batik, gue sama cimot lebih sering di area batik tulis. Walaupun tempatnya lebih kecil tapi ruangannya paling pewe, adem dan ga banyak orang. Sekalian nemenin makhluk besar milih-milih batik. Gw nya ngapain? Coba-coba juga lah, tapi kaga beli haha

IMG_1254 - LR

batik trusmi mahkota

IMG_1256 - LR

area batik tulis

Ahir perjalanan dari semua ini adalah di tempat oleh-oleh. Tempat oleh-oleh biasa saja, cuma yang bikin susah dilupakan itu saat gue mau bayar dan perlu pakai kartu debit, malah mati lampu satu toko. Nunggu agak lama hanya untuk bayar. Tapi setidaknya semua aman terkendali dan uang gue ga di-debet dua kali *itu paling penting*

Setelah ini semua? Ya pulaaang!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s