Keliling Madura


kadang sebuah judul itu agak melebihkan dari yang sebenarnya terjadi, TAPIII ini BEDA! keliling disini berarti benar-benar mengelilingi pulau madura. bukan luas dan atau juga volume, tapi hanya keliling. Camkan baik-baik ya!

ga percaya dengan statement saya barusan? oke saya berikan screenshot dari google location history saya untuk 2 hari tersebut.

28 Maret

Hari Pertama, 28 Maret 2015

29 Maret

Hari Kedua, 29 Maret 2015

Kurang keliling gimana lagi coba, dari bagian utara sampai bagian selatan dihajar habis biar puas. Menjelajah beberapa tempat yang katanya oke di bagian utara Madura, bermodalkan internet dan hasil browsing tanpa guide. Sebagian besar petunjuk arah disini dibantu oleh Google Search, Google Chrome dan Google Maps. Seharusnya perjalanan ini disponsori secara biaya oleh google kali ya Smile with tongue out

28 Maret 2015

Sabtu pagi berangkat dari sebuah apartemen di bilangan Surabaya agak selatan alias Sidoarjo dengan dua mobil. Berangkat pagi tanpa ada sarapan, dan harus mampir ke JNE dulu karena ada yang mau kirim barang. Masih di dalam Surabaya saja kami sudah hampir tersesat padahal orang Surabaya-nya. Dan hampir ditilang polisi kemudian kabur, dimulai dari mobil gue, dan mobil satu lagi hampir nabrak polisinya. Perjalanan pagi itu benar-benar penuh olahraga jantung. Coba bayangin kalau mobil satu lagi nabrak polisinya, langsung gagal perjalanan keliling Maduranya!

IMG_0230 - LR

Tim mobil 1, dalem mobil pun foto pakai tongsis Thumbs up

IMG_0229 - LR

Tim mobil 2, yang hampir nabrak polisi.

Perjalanan Surabaya – Madura pakai mobil itu kudu mesti wajib lewat Jembatan Suramadu. Dan karena memang tidak diijinkan untuk turun tengah jalan apalagi itu jalan tol, berhenti buat kencing aja sebenarnya ga boleh, lah ini diatas jembatan. Mau ngencing dimana? Alhasil perjalanan lewat jembatan kudu diperlambat dan pada fotoin jembatan.

20150328_074438 - LR

Jembatan Suramadu dari dalam jembatan :3

20150328_074550 - LR

Berhubung gue nyupir, ketika mobil depan mau foto langsung gue deketin dan bergaya XD

Hasil hunting (googling) tempat wisata di Madura beberapa hari sebelumnya, tujuan ke Air Terjun Toroan > Pantai Slopeng > Bukit Kapur > Pantai Lombang > Gili Labak. Banyak? Banget, pokoknya itu pun semua hasil googling dicatet tanpa ada yang tau lokasi tepatnya. Tanpa ada sarapan semua itu tidak akan berhasil, sehingga timeline langsung berubah dengan tambah sarapan sebelumnya Smile with tongue out Sayang jam 7an pagi belum buka Bebek Sinjaynya, padahal bisa seru banget pagi-pagi langsung makan bebek XD

Makan di daerah Bangkalan (senemunya saja), langsung ke arah utara untuk ke Air Terjun Toroan yang dari hasil googling sepertinya sangat bagus dan bisa basah-basahan langsung.

Air Terjun Toroan hasil googling, fotografernya jago Thumbs up sumber: LINK

Liat foto di atas? Keren ya. Tapi ketika sampai sana, pendapat pertama saya, ini tempat keren, air terjun langsung ke laut dan batu-batu sekitarnya yang menghadang ombak-ombak jadi sekitar air terjun bisa didatangi dengan mudah. Sayangnya karena banyak batu itu juga dan lokasi yang agak sulit, tempatnya tidak bisa untuk basah-basahan. TAPI, pokoknya bisa fotooo!!

20150328_112759 - LR

cuma gue yang punya sixpack, jadi harus dipamerkan!

Karena tidak bisa basah-basahan jadi tidak lama di lokasi Air Terjun Toroan lanjut ke Pantai Slopeng. Alasan ke Pantai Slopeng? Karena nemu di google. Sampai Slopeng, tidak ada yang menarik karena ya itu memang pantai pada umumnya. Tapi disana kami bertemu dengan air kelapa dan itu nikmat karena setelah perjalanan lama. Tanpa ada main-main di pantainya, seperti tempat singgah saja dan setidaknya kami menemukan SATE MADURA ASLI! Yang jualan orang Madura asli dan tidak bisa Bahasa Indonesia dan yang penting ada satenya XD

IMAG1440 - LR

Sate madura aseli!

Kenapa bahagia ketemu sate madura? Beberapa perjalanan sebelumnya ke Madura, gue dan beberapa orang, pencarian sate madura itu hasilnya nihil. Sampai gue harus tanya langsung ke temen yang orang Madura dan katanya memang tidak ada sate madura di madura. Hmm mungkin ada cuma terpencing dan gue juga ga berhasil menemukannya.

Dari Slopeng, masih ada dua tempat lagi untuk disambangi dihari pertama, Bukti Kapur dan Pantai Lombang. Tapi hari sudah cukup sore dan kami rasanya seperti terdampar disuatu tempat yang sama sekali tidak diketahui lokasinya walaupun ada Google Maps, tapi ternyata teknologi sedikit tidak berguna ketika tanpa ada sinyal. Selagi menikmati Sate Madura ASLI, cari informasi lokasi tentang Bukit Kapur dan Lombang, dan ternyata beda jalur dan harus memilih salah satu karena akan percuma kalau sudah malam. Hasil voting akhirnya ke Lombang saja.

Lanjut jalan lagi setelah nanya orang disekitar Pantai Slopeng dan dari google maps pun menunjukkan arah yang sama. LANJUUUT!

IMAG1441 - LR

Ya kami akan kesana, entah itu kemana pokoknya kesana.

Perjalanan langsung mengarah ke Pantai Lombang dan jalurnya cukup mepet dengan pantai jadi banyak pemandangan pantai. Dan belum lama perjalanan, kami menemukan Bukit Kapur! Ternyata disekitar sini ada banyak bukit kapur, walaupun beda dengan yang hasil googling tapi setidaknya tetap bertemu dengan bukit-bukit kapur lainnya Smile with tongue out

Tempatnya agak menanjak untuk jalan kaki dan sampai diatas bisa melihat pantai langsung, itu menyenangkan dan menenangkan.

DSC00495 - LR

foto ala boyband harus ada.

IMAG1442 - LR

air laut dikejauhan sana.

DSC00499 - LR

begaya boyband dulu.

DSC00501 - LR

bubar, langsung ganti personil.

IMAG1443 - LR

rasanya batu-batu akan jatuh dan mengubur lo hidup-hidup.

IMAG1446 - LR

foto dari sisi atas dan bukan pakai drone :3

Karena secara tidak sengaja menemukan bukit kapur yang lainnya, kami anggap ke Bukit Kapur-nya sudah tuntas Thumbs up

Langsung ke Pantai Lombang dan jalanan makin tidak bersahabat, jalurnya berbatu dan tidak ada tanda kehidupan sama sekali walaupun kadang ada kendaraan lewat tapi jalanan ini lumayan membuat was-was kalau sampai malam tidak berhasil keluar dari sana. Dan kemudian sadar kalau bensin mobil sudah menipis semua, bukan salah satu tapi dua-duanya tinggal satu bar lagi.

IMAG1448 - LR

gue pikir ini si pemain bajaj bajuri

IMAG1450 - LR

walaupun terasa seperti nyasar, tapi liat hijau-hijau itu tidak pernah membosankan bagi gue.

Sampai akhir menemukan bis pariwisata sedang putar balik dan tepat disana juga ada jualan bensin eceran. Tanya ke orang sekitar, ternyata tinggal belok kiri langsung sampai. Dan ternyata memang benar, langsung masuk area Pantai Lombang. Ternyata kami salah jalan, karena sebenarnya ada jalan biasa yang langsung ke Pantai Lombang dan jalanannya full aspal. Hikmah dengan asal pilih jalan adalah KAMI SAMPAI DI BUKIT KAPUR! haha

20150328_162755 - LR

ga percaya udah sampai lombang? nih gue beri biar otentik.

IMG_0314

foto bareng lagi

20150328_163111 - LR

foto bareng dipinggir pantai tanpa ada yang basah-basahan

IMAG1455 - LR

nemu mobilan terus jadi objek foto sambil cari angle biar yahud.

Hari semakin sore menuju malam, harus melanjutkan perjalanan ke guest house.

IMAG1467

matahari mulai terbenam nan jauh disana.

Sampai kota Sumenep, parkir di dekat alun-alun lalu jalan kaki berkeliling mencari makanan dan mencari hidupan di sekitar. Ada pameran foto, masukin. Ada alun-alun, masukin. Ada rok, masukin?

Dan karena kami konsultan yang berhubungan dengan dunia teknologi, jadi ga afdol kalau nyari makanan tidak dengan google haha googling lagi ada makanan yang yahud di sumenep apa tidak, ketemu langsung kejar sampai lokasi tapi sayang, sudah malam dan sudah tutup. Alhasil malam itu tidak makan di kota Sumenep, kami langsung ke guest house. Hari semakin malam dan guest house belum ketemu dimana, agak susah ditelpon pemilik guest house nya, mampir makan dulu di dekat dermaga. Dan ternyataaaa, tempat makannya di sebelah guest housenyaa Embarrassed smile

IMAG1494

kamarnya yahud, ada kipas angin walaupun ga terasa. itu serasa di wajan, PUANAS PUOOL!

Gue ga inget berapa sewa per kamarnya, tapi sumpah itu murah banget. Bahkan ada yang diluar tanpa kasur, itu cuma 10.000 untuk sewanya. Agak mahal walaupun masih murah, enak dapat kasur tapi panasnya tidak bisa diselamatkan lagi. semua yang di kamar atas, buka pintu demi ada udara segar masuk. Kalau sewa diluar, murah-nya kebangetan tapi enak rada adem cuma ya beralaskan tikar saja tidurnya.

29 Maret 2015

pagi tanpa mandi langsung berangkat ke dermaga untuk menyebrang ke Gili Labak. Ya ini namanya bukan Gili Trawangan yang di Lombok, ini Gili Labak di Madura. Ingat, semua informasi yang kami dapat hanya dari google. Jadi ketika lihat dari hasil gooling itu bagus, langsung samperin aja haha

IMG-20150329-WA0000 - LR

perjalanan dimulaiii.

Perjalanan sekitar 1 jam bahkan bisa lebih kalau keadaan laut sedang bergelombang. Untungnya kami datang saat keadaan laut sedang stabil jadi hanya sekitar 1 jam untuk sampai lokasi. Dan benar saja sesuai pada foto-foto, ada banyak karang-karang yang kalau difoto dari atas akan terlihat sangat indah. Gue ga bohong, saat mendekati pulau itu benar-benar eye-gasm sekali.

Turun dari kapal, hal pertama yang harus dilakukan para banci foto seperti kami adalah FOTO-FOTO!

20150329_075800 - LR

langsung basahin badan.

20150329_075918 - LR

korban sebungkus rokok yang baru dibeli.

IMAG1477 - LR

ga afdol bawa tongsis tapi ga selfie dulu

Sepanjang hari hanya berenang dan berkeliling pulau kecil Gili Labak ini. Kami benar-benar berkeliling, secara total dalam 2 hari langsung 2 pulau yang bisa dikelilingi hehe pemandangan bawah laut tidak ada foto? Tidak ada yang bawa water case untuk hp dan belum ada yang punya Go Pro dan housing underwaternya saat itu, belum ada yang beli.

Ingat tempat makan yang dicari dimalam hari di kota Sumenep tapi sudah tutup? Ya siang harinya kami berhasil kesana dan menikmatinya itu Gulai Kacang Hijau. Rasanya? Tidak cocok dengan lidah gue tapi setidaknya dagingnya nikmat sekali Thumbs up Dari makan siang langsung menuju Surabaya dan perjalanan pulang memang terasa lebih lama apalagi ditambah capek berenang dari pagi sampai siang.

Mari istirahat dan kembali bekerja di hari Senin. *tapi gue cuti saat itu, jadi gue lanjut tidur*

IMAG1487 - LR

salam dari Gili Labak

Advertisements

2 thoughts on “Keliling Madura

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s