The Worst Mosque


hari ini pertama kalinya gue merasakan perjalanan pagi nan jauh apalagi untuk urusan lamar kerja, salah satu tesnya ada di slipi. rasanya seperti menyebrangi jakarta kalau dari rumah 😀

disini gue tidak menceritakan tentang tesnya yang menurut gue agak membosankan, atau perjalanannya yang super jauh dengan kemacetan ibukota, tapi gue lebih bercerita tentang sesaat mau solat jumat.

suatu kebetulan ketika tes ini gue bertemu dengan teman kampus, padahal dia apply dari perusahaan yang berbeda, tapi ternyata satu vendor untuk psikotes. sebelum solat jumat jadi gue bersama dia supaya nanti solat jumatnya bareng.

dari awal, pengawas disana bilang kalau tempat solat jumatnya ada di belakang menara peninsula. yang ada dibayangan gue adalah ada masjid di belakang peninsula. jadi gue bersama temen gue itu jalan keluar gedung kemudian menelusuri jalan.

peta

dari peta di atas, lokasi tes gue itu ada di gedung Radobank itu. gue menelusuri jalan sampai peninsula (di peta itu yang Executive Karaoke). sampai samping peninsula, gue benar-benar terkejut karena lokasi solat jumat itu ada di bawah jembatan (tepat dilingkaran merah).

gue dan teman gue sedikit tidak percaya dengan lokasinya, tapi ya memang orang-orang pada kesana jadi ya mau bagaimana lagi. mungkin disalah satu gedung ada masjidnya tapi mungkin saja tertutup untuk penghuni gedung tersebut.

ga banyak foto karena ya gue juga ga enak kalo mau foto-foto. tempatnya benar-benar prihatin deh. tempat wudhu pun sangat mepet dengan tempat solat, jadi beberapa sajadah belakang pasti basah karena orang wudhu.

berhubung gue tidak dapat dibagian dalam, jadi gue sama teman gue itu berada di pinggir jalan raya. walaupun jalanan rada sepi tapi tetap saja itu seharusnya jalanan.

DSC00062

dan ini kalau ada kendaraan yang lewat, selama mobil begitu si tidak masalah. tapi saat bajaj lewat atau kendarangan 2 tak lainnya, baru lah terasa langsung asapnya.

DSC00063

mungkin kalau hanya melihat 2 foto di atas, rasanya biasa saja. karena kalau solat ied atau semacamnya, kadang sampai gelar sajadah di jalanan. tapi kalau ini saat liat langsung pasti akan berpendapat sama.

selama pengalaman gue ke masjid-masjid, mungkin ini yang paling buruk. ini benar-benar tempat darurat banget lah rasanya. tumben aja gitu ada masjid yang kondisinya seperti ini, karena biasanya masjid di jakarta itu cukup memadai dan ada bejibun. sampai kadang gue pun bingung kenapa perlu ada banyak masjid. dan banyak tempat peribadahan lainnya yang nasibnya seperti ini, terutama selain masjid.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s