Pangalengan – Gambung! Great!


jangan pernah berharap banyak foto bagus dan jernih dari gw, karena hanya bermodalkan kamera VGA dan ini hanya untuk kenangan aja. hehe bukan untuk pamer kemampuan foto. :p

perjalanan hari Sabtu, 4 Juni ‘11 merupakan perjalanan yg terencana. gw sudah menyiapkan waktu dari seminggu sebelumnya. gw tidak ingin ketinggalan kenikmatan seperti ini lagi, gw harus mengecek apakah ada jadwal ujian yg mengganggu bersepeda? haha saat semua sudah berjalan sesuai rencana, berangkat!!

jumat malam nya gw kumpul ke salah satu rumah bapak-bapak (mungkin jagoannya) untuk melihat rencananya. gw yang sudah ingin ikut baru ditawarin, ya dengan pasti gw jawab “boleh”. gw sangat ingin ikut perjalanan ini. pasti seru. gw hanya melihat beberapa rencana jalur sama biaya yg harus dikeluarkan setiap orang. tidak ada perbincangan yg sampai tengah malam, jam 10 malam semua sudah balik. persiapan hari esok untuk bersepeda..

sabtu pagi gw bangun seperti biasa (biasa –dibaca dibangunin, kl gak ya gak akan bangun), ngumpul jam 7. untuk kali ini, gw mandi dulu sebelum sepedaan, hal yg jarang gw lakukan. hehe setelah mandi, keluar kontrakan dan berkeliling sebentar. dan akhirnya bapak-bapaknya pun kumpul. tidak langsung berangkat, karena harus menyiapkan bike rack ke truk dulu.

DSC00960DSC00961

menurut gw ini mungkin loading paling niat untuk sepedaan, 1 truk di isi dengan bike rack custom dan diisi dengan 22 sepeda. \m/ menakjubkan. itu fotonya, gw hanya 2 kali foto, soalnya gw jg harus bantu-bantu. sempat kaget juga dengan rencana seperti ini, karena sebelumnya mereka tidak menggunakan bike rack. good job. dan sepeda gw, Polutan, sepeda tua frame besi federal berada diantara sepeda puluhan juta. \m/ polutan memang sepeda yang metal sangat.

setelah semua kumpul dan yg dari jakarta sudah datang, semua sepeda sudah masuk ke dalam truk, maka siaplah untuk berangkat.

DSC00963

sepanjang perjalanan gw hanya dengar lagu dengan mp3 player gratisan. hehe tidak banyak yg gw lakukan karena hanya diam di dalam mobil dan dengar lagu. iseng ngambil gambar sekali tapi goyang-goyang jadi ya hasilnya begitu dah. tidak menarik. haha

gw gak tau berapa lama perjalanan, sepertinya sekitar 1,5 jam atau 2 jam-an. dan akhirnya sampai juga ditempat mulai gowes. gw lupa nama daerahnya, kalo gak salah si Cileunca. tidak peduli dengan nama tempatnya, yang penting bisa sepedaan ke tempat yg baru dan merasakan loading. haha dan proses unload pun dilakukan.

DSC00964

proses unload jauh lebih cepat daripada loadingnya, secara hanya tinggal nurunin sepeda. bike rack ditinggal di truk buat dibawa pulang.

dan trek awal sepedaan juga masih datar dan sedikit menurun, dan lalu tiba-tiba langsung dihajar dengan tanjakan. mungkin setara atau lebih curam dari tanjakan putus asa nya bandrek. tapi ini jauh lebih pendek. ya tapi tetap saja banyak orang yg harus di TTB (tuntun tuntun bae). dan gw pun terpaksa TTB karena dihalangi oleh yg TTB. padahal awalnya gw yakin bisa lewatin. hehe kemudian masuklah ke daerah yg sedikit ektsrim. sepertinya gw salah pilih jalur karena hanya datar-datar saja jalanannya, cuma jalur tanah saja. seharusnya gw ikutan bapak-bapak yg milih jalur yg lebih ekstrim. dan sampai akhirnya diturunan yg hampir tidak mungkin untuk dilewatin sambil di gowes. apalagi ngantri.

DSC00966Roentoet Raoet

setelah turunan yg gw bilang hampir tidak bisa dilewati karena ngantri dan sebenarnya juga licinnya. perjalanan mulai nanjak lagi. dan menurut gw, tanjakannya memang tidak ada yg curam, biasa saja. seperti tanjakan kalo ke dago tapi masalahnya ini tanjakannya panjang dan membuat lelah juga. kemudian berhenti di satu spot yg asik. pemandangannya nikmat. cuacanya adem. surga dunia lah. hehe

DSC00968Polutan 1

gw hanya bisa foto sedikit saja, lagipula kalo banyak-banyak juga percuma, gambarnya gak jernih juga dan ini hanya sebagai dokumentasi atau kenang-kenangan dan bukti kalo gw udah pernah ke pangalengan. setelah menunggu agak lama, akhirnya yg dibelakang datang juga, ternyata ada sedikit masalah cuma gw tidak begitu tau dengan masalahnya tapi yasudahlah. hehe kemudian perjalanan dimulai kembali, mulai menembus diantara kebun-kebun dan pinggir jurang. dan akhirnya kembali ke jalanan aspal lagi dan menanjak lagi. hehe tanjakan tidak jauh beda dengan sebelumnya.

DSC00970DSC00971DSC00972DSC00973

setelah sekian lama (sebenarnya tidak terlalu lama) dan perjalanan yg mutar-mutar karena lewat jalur aspal. sepertinya memang tidak ada jalan lain hehe akhirnya sampai juga di tempat finish-nya. tidak terlihat ramai seperti tempat finish. contoh: bandrek, kalo udah sampai atas tu rame dengan para goweser lain. cfd seperti pindahan ke atas gunung. hehe tapi ini justru sepi sekali, hanya berisi beberapa orang yg menggunakan motor trail dan sepertinya memang kerjanya di daerah situ.

sebenarnya ada di dekat dengan warung itu ada jalan menanjak yg ternyata itu jalan tembus ke kawah putih, ciwidey. ternyata sudah sangat dekat. hmm mungkin terlalu lebay kalo sangat dekat tapi ya katanya sekitar 2 km aja. cuma jalurnya menanjak lagi. seandainya ada yg mau kesana, pasti gw ngikut dah. penasaran ke kawah putih tapi naik sepeda. hehe

kendaraan saingan

jangan salah, kendaraan saingan kita itu ada para motor trail. haha kidding.

ada beberapa orang yg salat dulu kemudian dilanjut dengan makan-makan di saungnya. nikmat. emang dah, jalan-jalan dengan Roentoet Raoet memang sepedaan kuliner. selalu ada makan-makan dan penuh dengan muka kenikmataan saat pulang. hehe di dekat tempat makan ada saluran air yg bisa digunakan untuk wudhu dan cuci muka. mungkin bisa mandi juga disitu. airnya sangat segar. dingin.

sedikit briefing di warung, mengenai trek yg akan dilewati. pak Yus menjelaskan kalo nanti ada turunan, kalo lewat jalan aspal akan berputar-putar. tapi nikmatnya, disitu ada jalan tembusnya. ya namanya jalan tembus tidak selalu datar-datar saja. jalan tembus lebih ekstrim, tidak sekedar turun cepat tapi juga sedikit model trek DH (downhill).

image

mungkin kalo digambar waktu itu ditanah seperti gambar di atas, itu cuma gambaran kasar. tidak sesuai dengan yg sebenarnya. ah gw sudah keluar biaya untuk perjalanan ini, gw tidak boleh lewat jalur yg biasa-biasa saja. jadi gw bertekad untuk lewat jalur potong. seru? sangat. tapi sayang, ada spot yg tanahnya longsor jadi ga bisa dilewatin sambil di gowes, harus di tuntun. tapi overall, jalan tembus memang menyenangkan banget. berharap ada foto saat di jalur potong? jangan berharap, gw lebih senang untuk konsen sepedaan hehe

setelah jalur potong, akhirnya masuk ke jalur tanah dan batu. tapi untung batunya kecil jadi gak licin. ya tapi entah kenapa, saat bersepeda di jalur yg sebenarnya tidak terlalu ekstrim tapi seru ini. gw teringat dengan postingan salah satu blog komunitas sepeda MTB yg bilang kalo udah di 1 jalur, jangan pindah. dan gw pun penasaran, gw ingin membuktikan. gw coba pindah jalur, dan hasilnya? yak GW JATOH!

hanya sedikit shock lalu bersepeda kembali. tidak sadar kalo ada kerusakan. gw pikir hanya jatuh saja. saat sepedaan lagi, rem depan agak gak enak. perlu disetting ulang. tapi yg paling parah yaitu celana gw. ya robek amat sangat. dari depan sampai belakang ada robek. berikut sedikit gambaran celana gw yg robek, gw foto saat sudah sampai di kontrakan dan di hari esoknya.

DSC00979DSC00980DSC00981

sebenarnya trek yg tempat gw jatuh itu tidak lah ekstrim.ya jalan emang gak rata tapi ya tidak terlalu ekstrim juga. gambar dibawah itu jalur dimana gw jatoh. mungkin tidak jauh dari tempat gw foto itu lah tempat gw jatoh. digambar ada 2 orang bapak-bapak yg berlawanan arah karena mau menjemput yg kebablasan. dan gambar sebelah kanan, kondisi si Polutan setelah jatoh, hanya kehilangan bel doang. setidaknya sekarang gw mengerti salah satu postingan blog JPG (JalurPipaGas) yg bilang kalo udah dapat jalan yg bagus, jangan pindah jalan. pas gw coba, ternyata malah jatoh haha oke saya mengerti.

DSC00975Polutan 2

setelah melewati beberapa jalan yg ekstrim, berbatu, tanah, semua tidak ada jalanan yg halus. misalnya ada yg aspal pun itu berkerikil, tetap harus hati-hati daripada terpeleset dan merelakan kaki jadi lecet karena ketida-hati-hati-an. dan foto dibawah ini setelah melewati berbagai macam rintangan itu. ada satu sepeda, yang berkali-kali bocor. katanya si karena dia pakai ban besar tapi ban dalamnya pakai pentil kecil jadi ga kuat ban dalamnya. pemberhentian terakhir ini hanya diisi dengan minum teh saja.

Polutan bersama bapak2Polutan lagi

setelah semua perjalanan seru, jatoh bangun, dan kegilaan lainnya, akhirnya sudah saatnya untuk pulang. perjalanan pulangnya tidak begitu istimewa tapi entah kenapa biarpun capek bgt tapi tetep aja gw gowesnya cepet. mungkin terbawa suasana sama yg lain. karena semuanya cepet-cepet jadi ya ga sengaja ikutan cepet lah.

apa postingannya cukup sampai sini saja? untuk cerita iya. tapi untuk foto akan di ambil dari facebook dulu baru di upload ulang kesini hehe

248878_1580569852589_1785983166_993004_2381319_n248929_1580583212923_1785983166_993050_5137320_n249649_1580565972492_1785983166_992988_5390159_n249704_1580580772862_1785983166_993044_1833771_n249803_1580569092570_1785983166_993001_7967398_n249878_1580586212998_1785983166_993063_6603593_n250444_1580571212623_1785983166_993009_2342262_n251628_1580569692585_1785983166_993003_5282661_n252403_1580583452929_1785983166_993051_630821_n255180_1580570252599_1785983166_993006_5823552_n

udah ah sedikit aja fotonya hehe

enjoy.

Advertisements

2 thoughts on “Pangalengan – Gambung! Great!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s