Bersepeda Minggu Pagi


seperti hari minggu lainnya, gw bangun rada telat dan selalu malas bergerak. tapi dari malamnya gw sudah berniat untuk bersepeda ke car free day (CFD). tidak ada yg spesial karena gw sudah sering kesana. dan hampir seperti biasa, gw memakai jeans buat bersepeda, bedanya adalah kali ini gw pakai sepatu. ingin bersepeda dengan benar saja, sesuai dengan anjuran orang-orang. haha

dalam keadaan “tidak bersih”, tanpa sarapan, dan sedikit kebelet pup, gw berangkat bersepeda. entah karena sudah beberapa minggu gak datang ke CFD, sekarang rasanya lebih jauh. baru sampai buah batu tapi sudah terasa cape. gw tetap menggowes sepeda terus sampai akhirnya gw sampai di tempat CFD. agak sedikit berbeda CFD gw kali ini, karena tidak seramai terakhir gw datang ke CFD. sekarang cenderung lebih sepi tapi tetap ramai. mungkin karena jalur CFD di perpanjang.

entah karena tren-nya sudah mulai meredam atau suatu hal, gw merasa sepeda-sepeda fixie sudah mulai lebih sedikit di CFD. pertama kali CFD, gw masih ingat sekali. 3/4 dari orang-orang yg berangkat dari kampus itu semua pakai fixie. hanya gw yg menggunakan sepeda tua tapi rock ‘n roll, bukan ontel tapi memang sepedanya sudah lumayan tua hehe. anak-anak gahul dengan sepeda fixie yg berwarna-warni tetap ada tapi rasanya benar-benar lebih lengang saja.

gw sudah mulai bosan dengan lokai CFD yg hanya begitu-begitu saja, lurus, ramai orang, banyak musik, radio siaran, dll. membosankan. setiap kali selalu begitu, tidak ada hal yg berbeda. mungkin yg berbeda dari CFD hari ini itu karena bertepatan dengan Hari Teater jadi banyak orang-orang teater yg beraksi di jalanan. tapi tetap saja gw tidak peduli dan terus bersepeda.

biasanya gw hanya sampai ujung jalur CFD lalu kembali lagi, CFD terakhir agak berbeda, gw mengambil jalur ke arah cihampelas buat jalan-jalan. sekarang? gw bersepeda terus menanjak ke arah dago atas. gw agak penasaran dengan rasanya bersepeda ke dago pakar. hanya modal iseng saja gw terus bersepeda ke atas. karena ada beberapa orang yg terus nanjak, gw jadi makin penasaran. gw ikutan lanjut terus, awalnya cuma mau sampai dekat rumah sodara tapi gw merasa masih kurang jadi gw lanjutkan terus.

selama perjalanan, ada satu hal yg membuat gw makin menyukai Bandung. ada spanduk yg besar bertuliskan “Beer Festival” oh yeah, ini memang kota yg rock ‘n roll. pantas banyak sekali band-band keras lahir dari kota ini. gw belum pernah melihat spanduk seperti itu di Jakarta ataupun Bekasi. gw bukan peminum bir walaupun kadang-kadang pernah, tapi gw salut dengan spanduknya. hebat.

berikutnya hanya perjalanan biasa saja, jalanan menanjak yg gak tau diri sampai akhirnya gw harus menuntun sepeda karena kaki sudah semakin tidak kuat. tapi gw masih terus nanjak karena penasaran, gw hanya mencoba terus ke atas. seingat gw, jalur yg gw pilih itu jalur ke arah goa jepang dan goa belanda. dalam pikiran gw, setidaknya gw harus sampai gerbang depannya.

DSC00898gw berhenti di salah satu tempat dimana ada beberapa orang yg sedang istirahat juga. taruh sepeda kemudian menyebrang hanya untuk mengambil gambar tanjakannya. tapi sayang, gw dapatkan bukan lah tanjakan yg gilanya. tanjakan yg membuat gw semakin gila. tinggi dan lumayan curam.

efek gambar yg gw ambil juga membuat jalanannya terlihat tidak terlalu menanjak tapi ada seorang pengendara sepeda yg sedang berusaha dengan menanjak dengan mengendarai sepeda. sepertinya dia kesusahan. haha

 

 

 

DSC00899

sebuah jaket pinjaman yg menemani gw sampai jalur tersebut. berniat untuk meng-hak-milik-kan jaket ini. karena ini dengan bahan yg berbeda dari jaket yg gw punya. saat gw berhenti tersebut gw baru sadar kalau bagian dalam jaket sudah agak basah. ya ternyata keringat gw sudah banyak.

stamina mulai turun tapi semangat masih ada. jadi gw mengumpulkan tenaga dulu untuk bersepeda lagi, jadi ya itu lah yg menyebabkan gw untuk mengambil beberapa kali gambar.

 

 

 

DSC00900ini tempat dimana gw berhenti untuk mengumpulkan tenaga. gw mendorong sepeda lagi tapi gw langsung berhenti karena sudah tidak kuat.

digambar ada papan nama tertulis “Instalasi Pengolahan Air Minum”, gw gak inget nama tempatnya apa.  dan sekumpulan bapak-bapak dan seorang cewek yg sedang istirahat.

 

 

DSC00902

gw tidak mau berlama-lama istirahat, gw putuskan untuk bersepeda lagi. tapi ternyata stamina gw sudah benar-benar menipis, baru bersepeda sedikit lagi sudah langsung cape.

tidak jauh dari sana ada sebuah warung dan gw lebih memilih untuk berhenti disana sambil minum dan makan roti. setelah itu, gw langsung memotret “Polutan” yg sedang gw parkirkan. sepeda tua yg menemani gw jalan-jalan terus. \m/

 

sudah tidak kuat, sudah makan dan minum, sudah foto sepeda, langsung berangkat buat ke arah pulang. gw siap untuk turunan-turunan yg menyenangkan itu. jalan yg membuat gw mendorong sepeda. turunan-turunan yg lumayan banyak membuat sepeda menjadi sangat cepat. yeah, saya suka dengan bersepeda di turunan.

dari tempat istirahat gw sampai kembali ke dago berpacu dengan kecepatan kendaraan lainnya. ya gw sangat menikmati ini, gw gowes terus walaupun beberapa kali harus mengurangi kecepatan. setelah dari turunan terminal dago, gw bersepeda berdampingan dengan motor. gw perhatikan speedometer motor, supaya gw tau berapa kecepatan gw. tidak terlalu jelas tapi gw ingat dimana letak jarumnya. saat sudah mulai makin lambat, mendekati kawasan CFD lagi. gw berhenti di sebelah motor, gw perhatikan speedometernya lagi, dan bandingkan dengan sudut jarum yg gw ingat dengan motor yg ada disebelah gw. dan hasilnya adalah, gw bersepeda dengan kecepatan 60 km/h. yeah \m/

selanjutnya, keadaan sudah mulai biasa lagi. sudah bukan tempat yg banyak turunan. kecepatan tinggi sudah tidak bisa gw dapat lagi. sekarang yg gw ingat hanya untuk membeli fork. bersama seorang teman, gw ke toko yg direkomendasikan seorang teman yg lain. tapi ternyata ketika gw sampai, tokonya tutup hari minggu. damn. berusaha mencari di toko-toko sekitar tapi tidak ada. tidak jadi beli fork padahal udah ambil uang banyak. haha

akhirnya gw langsung pulang ke kontrakan. perjalanan yg menyenangkan bisa sampai tempat yg tidak gw duga dan bermain dengan kecepatan yg tinggi untuk ukuran sepeda, kalo motor mah biasa. haha penuh keringat, bau matahari, debu-debu yg beterbangan, hadapi semua demi pulang ke kontrakan.

efek dari bersepeda hari ini adalah:

kaos sekali pakai, baru di ambil dari tempat nya langsung masuk ke tempat cucian. basah, lecek, dan bau. semua bercampur menjadi satu. wajar karena gw benar-benar berkeringat ketika nanjak.

DSC00904DSC00905

robekan celana jeans semakin parah dan tidak dapat ditolerir (mungkin). awalnya hanya robekan-robekan kecil dan pendek. sekarang, robekan kecilnya menjadi semakin besar dan robekan yg pendek-pendek menjadi sangat panjang. efek bersepeda tapi di gear sepeda tanpa pelindung dan celana tidak digulung. yasudah.

DSC00906DSC00907DSC00908

lain hari, gw harus lebih tinggi lagi. gw harus sampai ke goa jepang dan goa belanda. kalau perlu lebih jauh lagi, sampai dago pakar estate, tempat gw bermain bersama teman-teman SMA yg iseng ke Bandung tanpa rencana dan modal nekat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s