Ketika …


sebuah post panjang yg mungkin membuat orang malas membacanya karena terlalu panjang dan hanya berupa tulisan datar. mungkin judul yg paling tepat itu “Ketika Dia di Jogja dan Saya?” karena tulisan ini gw tulis tentang apa yg gw rasa ketika dia lagi di tempat yg mungkin membuat gw gelisah. dan sepertinya cuma satu ekspresi gw yg paling jelas dalam post ini yaitu cemburu. untuk kenapa gw merasa seperti itu, sebaiknya tidak gw sebut dengan jelas, lagipula kalo dibaca semuanya juga udah jelas kok (mungkin) :p

postingan yg sangat mengganggu, 3 hari awal menggunakan bahasa indonesia lalu hari berikutnya pakai bahasa inggris yg masih banyak salahnya. ya setidaknya gw hanya meluapkan apa yg gw rasa dengan cara yg sedikit berbeda dari biasanya. bagi yg mau membaca ya silahkan, bagi yg terganggu silahkan close page ini sekarang juga. hehe ini hanya apa yg gw rasa, bukan hal penting untuk orang lain yg tidak merasakannya. dan mungkin seharusnya gw tidak pernah menulisnya dalam blog tapi ketika gw tidak menulis, pasti gw merasakan lebih parah. entah kenapa gw harus selalu cerita tentang yg gw rasa. bukan orang yg baik ya.

and the story goes on …

hari pertama.

subuh, dia sampai di jogja dan di jemput dengan seseorang. keadaan masih tidak terlalu berbeda dengan sebelumnya, hanya agak lama bales sms, mungkin karena bareng temennya juga jadi ya gw anggap wajar aja. sekitar jam 10, dia bilang mau sarapan dan gw masih sms dia. tapi apa yg terjadi? sms gw tidak pernah dibalas sama sekali. sampai akhirnya gw sms dia sekali dan apa hasilnya? tetap tidak ada jawaban. tidak ada kabar sama sekali. mungkin kesalahan dari bahasa sms gw, karena dari bahasa sms seperti tidak perlu dibalas sms nya. masih gw terima. jam 19.20an, gw sms dia lagi, menanyakan dia lagi apa. yak dibalas. apa balasannya? hanya bilang lagi makan dan tanpa basa basi. selesai, hanya satu baris sms.

yang lebih menyebalkan, gw pergi dengan temen gw. tapi setengah dari pikiran gw tidak lagi ditempatnya. gw selalu kepikiran orang yg mungkin tidak sedikit pun terpikir tentang gw. buktinya ya paragraf di atas. beberapa omongan temen gw itu bercanda, tapi saat gw pikirkan lagi ya masuk akal juga omongannya. dia bukan menghasut, tapi membuat gw berpikir lebih logis dan tidak asal tuduh. satu hal yg sangat gw ingat, omongan manusia ga bisa dipegang. hari ini bilang apa, besok bilang hal yg lain lagi. ya, sekarang gw sedang mengalami itu. sekarang gw harus percaya sama siapa?

temen gw ini? sepertinya tidak, dia emang orang yg baik. tapi bukan lah orang yg bisa memberikan solusi. tuhan? mungkin ini jawaban paling membosankan yg pernah gw dengar. entah keimanan gw yg sangat kurang atau memang gw orang yg keras kepala, gw butuh sesuatu yg dapat membuat gw lebih tenang dan sesuatu tersebut nyata dan dapat dirasakan. orang yg gw harapkan itu? sepertinya gw mulai kehilangan rasa percaya. begitu banyak pikiran negatif yg melintas dipikiran gw. dan gw merasa seperti orang yg tidak dibutuhkan.

tapi, ini baru hari pertama. rencananya dia ada di jogja dalam waktu sekitar 4-5 hari. apakah hari berikutnya akan lebih parah dari hari ini? gw tidak tau. mari kita liat dari keseluruhan acara, ini baru hari pertama, masih ada beberapa hari ke depan. setelah gw mengetahui faktanya, maka gw baru bisa mengambil kesimpulan. saat ini masih hanya ada kesimpulan sepihak dan terpenuhi dengan segala macam pikiran negatif gw. kesimpulan yg tidak dapat gw bicarakan. biarkan kesimpulan tersebut ada di otak.

hari kedua.

keadaan gw semakin tidak baik. entah kenapa gw malah bangun pagi, keadaan yg ga gw inginkan saat lagi gelisah. gw ingin hari bisa cepat selesai tapi gw malah bangun pagi. sampai akhirnya gw melakukan hal baik yg tidak biasa gw lakukan, saat jam hp menunjukkan 06.05. setelah melakukan hal baik tersebut, gw masih saja kepikiran sampai akhirnya gw sms juga dan meminta sebuah alasan. untungnya setelah itu gw berhasil untuk tidur lagi. bisa membuat beberapa jam dalam hari ini.

kebodohan gw masih berlanjut sesaat setelah bangun tidur, gw makin gelisah. gelisah yg seharusnya tidak gw rasakan karena gw bukan apa-apa. sampai akhirnya gw telpon dia. dan apa yg terjadi? dia masih tidur. gw malah mengganggu tidurnya. bukan perbuatan yg baik. kegelisahan gw membawa gw ke dalam keadaan yg seharusnya tidak gw lakukan. sempet bicara sesaat tapi tidak jelas karena dia baru bangun tidur. yasudah, gw akhiri saja telponnya. durasi tepat 01:01. lucu juga. ga lama setelah itu, dia sms gw. dan menjawab pertanyaan gw tentang alasan, dia hanya menjawab karena lagi liburan. jawaban yg tidak membuat gw berhenti menunggu. menyebalkan. dan yg terakhirnya, gw melihat tweet dia “akan lebih baik tidak memilih siapapun”. seandainya saja gw tau ini dari awal. seandainya saja gw tidak pernah berharap. seandainya saja gw tidak pernah bertemu dia, oh tidak, gw senang bisa bertemu dengan dia, membawa gw kembali pada jalan yg benar.

sepanjang hari sampai malam tetap ada sms, setidaknya gw udah lumayan bisa untuk tidak memikirkannya. sampai akhirnya gw pun bermain di malam hari bersama teman-teman gw. ada kejadian yg lucu bagi gw dan seorang temen gw, hari ini gw main ke tempat dimana ada kejadian yg menyenangkan terjadi, di Torry Coffe. sebelumnya, saat gw kesana, sms dari dia benar-benar membuat gw merasa berbeda, gw seperti sangat dibutuhkan. tapi ternyata sikap dia dari kemarin sampai hari ini sangat berbeda dengan apa yg pernah dia sms sebelumnya.

gw sedikit bercerita kepada temen gw ini, tidak detail tapi dia tetep nyemangatin gw. dan yg lucu, temen gw ini sempet bilang, dulu lw ke Torry, dia sms nya menyenangkan, berarti sekarang ke Torry, dia bakal sms lw. bagi gw ini hanya gurauan semata. dan gw pun tidak memikirkannya sama sekali. sampai akhirnya gw bermain terus di Torry. sekitar jam 11 malam, mendadak dapat sms dari dia. what? omongan temen gw bener. aneh tapi nyata. tapi ya sms nya sekarang berbeda dengan saat gw di Torry sebelumnya. entah gw yg menanggapinya biasa saja atau emang sms nya yg kurang ekspresif, tapi merasa itu datar aja. tapi ya tetep aja kepikiran sama gw, omongannya temen gw bener. dan tololnya, temen gw malah asal nyeletuk, “yaudah lw ke Torry setiap hari aja”. bego. buang duit aja gw. haha cuma 2 sms tapi ya begi gw lucu aja hari ini.

hari kedua, hari pemulihan gw dari segala kegalauan. haha mulai belajar untuk tidak tergantung dengan sms dia. menjalani hidup dengan penuh ketenangan tanpa suara hp. dan jari-jari tidak lagi pegal karena smsan. ya mungkin ini istirahat dari jari-jari gw. semoga hari-hari berikutnya gw akan lebih biasa lagi tanpa sms nya. amin.

hari ketiga.

tidak berbeda dengan hari kedua, cuma pas gw bangun pagi, udah ada sms dari dia. ya sms nya bales sms gw kemaren, karena dia udah tidur. cuma berhubung gw lagi males smsan sama dia, jadi bales seadanya mulu. entah berapa sms, kalo ga salah 2 sms doang, langsung ga smsan lagi. agak menyebalkan tapi ya mau gimana lagi, gw juga lagi males smsan sama dia. jadi … ya peduli amat. haha

entah gw merasa seperti jahat aja, dulu saat gw bilang ga mood smsan sama dia. ternyata membuat dia jadi kepikiran. tapi sekarang? sepertinya gw tidak segan-segan males smsan sama dia. emang si, bedanya sekarang gw ga bilang jadi dia ga tau juga. lagian kalo gw bilang juga ga ngaruh, kan dia lagi seneng-seneng disana. tidak akan diperdulikan juga.

sekarang (23:28, jam laptop), entah kenapa gw malah jadi galau gini lagi. gw si sadar apa yg mulai menyebabkan kegalauan gw mulai lagi. dan penyebabnya pun bukan lah hal yg penting, tapi karena gw aja yg lebay. gw ga inget tweetnya tapi yg pasti dia bilang mau sepedaan. hah? selama sebelum liburan semester, gw berkali-kali nyuruh dia buat belajar naik sepeda. pernah mau tapi cuma jalan beberapa meter doang, mungkin hanya 3 meter. tapi dari tweetnya? sepertinya jarak jauh. atau jangan-jangan dia boncengan dengan seseorang disana? who knows and i still pretend that i don’t care.

gw harus bisa kuat, supaya tidak memikirkan orang yg tidak memikirkan gw. yeah \m/

days 4

i’m getting confused again. i don’t know why i always feel like this. the feel that i really wont to feel.

maybe, i should listen to my friend, don’t open twitter for now! why? because when i log on to twitter, i still open her profile page and see her tweet. things that i don’t like is she can tweeting but she never text me. i don’t know why she’s act like that. maybe i am the one is not important for her. i need to find something brand new and positive to spend my time.

i don’t know why, i always looking to my handphone and hoping there’s a text message from her. in the morning, when i open my eyes, i check my handphone. when i watching tv, i check my handphone. when i’m gonna to bathroom, i check my handphone first. i looking to my handphone anytime! damn, i’m very sucks!

i almost forgot to wrote. maybe, today is little bit different from 3 days before. she text me. i feel the same like yesterday, i just don’t want to text with her, but i still hoping she text me. funny right? hehe and today, the message is getting more long and expressive. but, like what i’ve said before so i just reply the message little bit short and few of expression.

oh i know, maybe, one thing that i don’t like to bring when i meet her is my bicycle. i don’t know why. hmm alright, i really know the reason why i don’t like it. just read one day before, there’s the answer.

quote of the day: “Ruin is a gift. Ruin is the road to transformation” – Eat Pray Love. for few days later, i’ve just started to ruin my own life. looked so silly yeah? at least, i hope this is the transformation to brand new of new Bugi.

days 5.

i didn’t write anything yet until now about this day. nothing special. there are no different feelings about this day, like a few days before.

days 6.

i still try to not text her, but i failed. i text her. one simple question, “lg apa ran?” and i don’t know why, i still not feeling happy when she answer my question. i feel, i’ve met different Rany Dwi Amanda. this isn’t rany that i know.

and i hate this day. why? because she have more one day at Jogja. i think she will back to Bandung yesterday.i feel so jealousy when she’s there. i feel very worried when she with a boy that like her too. i know, this is the old Bugi but i can’t fooling myself, this is really me.

what is “the old Bugi”? Bugi that always feel so jealous when the girl that he like, met a boy that like her too. even, he never know what’s really happen there, Bugi always felt jealous.

and tonight, i text her again. nothing different with last text from her. still looked like she’s not rany. i hope i can ignore about it. i want to live like another single person. when i like someone, yeah it’s just only amazed to that person. i hate when i have another feel to the person i liked, and it’s called love.


last sentences, maybe i love her. but i need to remove this feeling. why? because, i think she doesn’t feel the same. she loves another person and that’s not me. 😦

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s