Saya dan Kamu. Bedanya?


Saya dan kamu. Bedanya?

Bagi saya, kamu itu air,
Tidak tergenggam, tapi nyata dan hadir,

Bagi saya, kamu itu pualam,
Karena saya harus belajar memahami hati keras kamu dalam-dalam,

Bagi saya, kamu itu lampu minyak di gerobak nasi goreng malam yang lewat di depan saya,
Bercahaya, lalu bergerak menjauh hingga mata saya tidak melihat lagi pendaran cahayanya,

Bagi saya, kamu itu jari-jari tangan saya,
Kecuali dengan ditebas yaaa.. ngga bisa lepas dari sananya,

Tapi bagi kamu? Saya.. saya mungkin cuma angin di malam hari dingin,
Lewat, merusuk ke tulang, bikin sakit. rematik.

gak tau kenapa gw kagum dengan tulisan ini. walaupun cuma copy paste, tapi gw tau apa yang dirasa. sepertinya gw mengalaminya. mungkin tergantung dari siapa yang melihat tapi saat ini kalau gw melihat dari sisi gw, ini juga terjadi sama gw. gw sepertinya gampang banget dituduh dan selalu tidak menyenangkan. tapi kalau gw melihat dari sisi seseorang, gw seperti orang yang hanya membiarkan seseorang tersebut pergi.

sudah lah, semuanya sudah terjadi. gw juga lelah dengan segala macam konflik yang belum pernah benar-benar selesai ini. selalu saja disambung-sambungkan.

source: http://evaapunyaceritaa.blogspot.com/2010/05/from-olga-elisa.html

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s