Cinta, Benci, Harapan, dan Terbuang


karena gw hanya orang TERBUANG, gw BERHARAP bisa BENCI dengan sesuatu yg dinamakan CINTA.

mungkin emang ini yg dinamakan sama sakit hati karena terbohongi dan terbodohi. mungkin gw hanya orang bodoh yg masih saja terus dibodohi oleh perasaan. mungkin gw hanya tukang bohong yg dibohongi oleh perasaan gw sendiri. ternyata selama ini gw hanya pembohong yg bodoh.

bagaimana cara menghilangkan semua rasa ini?

semua musik keras yg biasa gw dengar masih tidak bisa mengalihkan rasa ini, sekeras apapun musiknya gw masih dibawah perasaan ini. apa gw butuh seseorang untuk mengalihkan perhatian gw? bukannya yg seperti ini dinamakan sebagai pelarian? gw ga mau bikin orang lain sakit hati kayak gw karena gw.

gw masih bingung dengan apa tujuan Tuhan menciptakan sifat yg namanya ego? sifat yg ada disetiap orang tapi banyak orang yg ga suka dengan sifat ini kalau ada pada orang lain. apa sikap ga suka ini juga dinamakan ego? terlalu kompleks untuk tahu apa tujuan dari semua ini. banyak rahasia Tuhan yg ga bisa dipecahkan hanya dengan sebuah pemikiran dari orang kayak gw.

terbangun tengah malam hanya untuk mendengarkan cerita yg akhirnya menyadarkan bahwa gw cuma orang bodoh. gw cuma orang yg berusaha tegar tapi ga ada apa-apanya. gw hanya mencoba bisa tetap bangkit walaupun gw dalam keadaan jatuh. jatuh yg membuat luka yg sangat mendalam. apa gw masih bisa percaya dengan orang lain? gw yakin gw masih bisa percaya sama orang lain, walaupun gw akan lebih hati-hati dalam mempercayai orang.

berhubungan sesaat dengan seseorang yg telah memberikan rasa ini ke gw, rasa sakit hati. gw hanya berusaha terlihat tegar, gw ga tahu apakah gw benar-benar tegar atau tidak. gw hanya berpesan agar menjaga dia, supaya dia bahagia. entah kenapa, gw masih ga percaya sama semua omongan orang itu. gw merasa orang itu hanya jago dalam ngomong, jago menyembunyikan sesuatu hal yg sebenarnya menguntungkan buat orang itu sendiri.

sekarang, gw hanya seorang diri yg mengganggu tetangga dengan lagu keras dan kesendirian yg membuat gw merasa ga butuh tidur. gw ngantuk tapi gw ga mau tiduran di kasur. tengah malam sepi dengan keberadaan orang akan membuat gw lebih merasakan apa yg gw rasa, tapi gw ga mau tidur. gw berharap gw bisa sadar dengan semua kebodohan ini dan membuat gw lebih kuat dari sebelumnya. jauh lebih kuat.

Advertisements

2 thoughts on “Cinta, Benci, Harapan, dan Terbuang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s