Testing dan Implementasi
December 25th, 2011 § Leave a Comment
Proses menganalisa suatu entitas software untuk mendeteksi perbedaan antara kondisi yang ada dengan kondisi yang diinginkan (defect / error / bugs) dan mengevaluasi fitur-fitur dari entitas software (standar IEEE1059)
Pada testing melakukan:
Verifikasi –> Are we building the system right?
Validasi –> Are we building the right system ?
Deteksi Error –> Apakah program tidak ada error?
Manfaat Testing
- Meningkatkan kepercayaan, tingkat resiko yang dapat diterima
- Menyediakan informasi untuk deteksi error secara dini
- Menyediakan informasi yang dapat mencegah terjadinya error
- Mencari error dan kelemahan sistem
- Mencari sejauh apa kemampuan dari sistem
- Menyediakan informasi untuk kualitas produk software
Penyebab Terjadinya Error
Paton, Ron. Software Testing ISBN 0-672-32798-8. 2005. Sams Publishing
Software Tester
Individu / tim yang bertugas untuk melakukan testing terhadap suatu software
Prinsip Software Tester
- Menemukan bugs software
- Memposisikan diri sebagai customer
- Menemukan sedini mungkin
Software Tester yang baik jika;
- Software Tester harus menguasai knowledge seperti programmer
- Pendekatan yang disiplin dan metodologis memerlukan kerja keras dan dedikasi setara programmer
- Tidak semua perusahaan memandang Software Tester sebagai profesi yang penting.
Sifat-sifat yang harus dimiliki oleh Software Tester, yaitu
- Penjelajah
- Pemecah masalah
- Pantang menyerah
- Kreatif
- Perfeksionis
- Diplomatis dan komunikatif
- Selektif